Minggu, 04 Desember 2011

Cara Baca Kepribadian Lewat Tulisan (Grafologi)

Ternyata Setiap tulisan yang di buat oleh seseorang mencerminkan kepribadian orang tersebut. dan Teknik ini di namakan Grafologi. tentu nya butuh pembelajaran untuk mengerti.
Bagaimanakah cara membaca nya? Mungkin sebagian dari teman teman ingin tahu kepribadian orang dari gaya menulisnya..

Grafologi adalah ilmu yang mempelajari karakter seseorang dengan cara menganalisa tulisan tangannya, buku pertama tentang grafologi ditulis oleh Camillo Baldi, seorang dokter asal Itali pada tahun 1622. Tahun 1872, Jean Michon menerbitkan bukunya yang menjadi buku pokok grafologi pada saat itu. Tak lama kemudian, universitas universitas di Eropa mulai memberi gelar Ph.D. atau Master di bidang ini.

Ada dua metode untuk menilai karakter dan kepribadian lewat ilmu ini, yaitu teknik Jerman dan teknik Perancis. Metode Jerman dengan cara melihat secara keseluruhan tulisan seseorang. Sedangkan pada teknik Perancis cenderung menganalisa per huruf lalu digabungkan. Seorang pemula biasanya mempelajari teknik Perancis terlebih dahulu.


Menurut riset, keakuratan analisa grafologi mencapai 80-90%.
Beberapa sifat yang bisa dilihat lewat tulisan seseorang al:

1. Arah kemiringan huruf
Ke kanan = ekspresif, emosional
Tegak = menahan diri, emosi sedang
Ke kiri = menutup diri
Ke segala arah dalam 1 kalimat = tidak konsisten
Ke segala arah dalam 1 kata = ada masalah dengan kepribadiannya

2. Bentuk umum huruf-huruf Bulat atau melingkar = alami, easygoing. Bersudut tajam = agresif, to the point, energi kuat. Bujursangkar = realistis, praktek berdasar pengalaman. Coretan tak beraturan = artistik, tidak punya standar

3. Huruf-huruf bersambung atau tidak. Bersambung seluruhnya = sosial, suka bicara dan bertemu dengan orang banyak. Sebagian bersambung sebagian lepas = pemalu, idealis yang agak sulit membina hubungan (terlebih hubungan spesial). Lepas seluruhnya = berpikir sebelum bertindak, cerdas, seksama

4. Spasi antar kata Berjarak tegas = suka berbicara (mungkin orang yang selalu sibuk?). Rapat/Seolah tidak berjarak = tidak sabaran, percaya diri dan cepat bertindak

5. Jarak vertikal antar baris tulisan Sangat jauh = terisolasi, menutup diri, bahkan mungkin anti sosial. Cukup berjarak sehingga huruf di baris atas tidak bersentuhan dengan baris di bawahnya = boros, suka bicara. Berjarak rapat sehingga ujung bawah huruf ‘y’, ‘g’, menyentuh ujung atas huruf ‘h’, ‘t’ = organisator yang baik

6. Interpretasi huruf ‘t’ Letak palang (-) pada kail ‘t’ - Cenderung ke kiri = pribadi waspada, tidak mudah percaya - Tepat di tengah = pribadi yang kurang orisinil tapi sangat bertanggung jawab - Cenderung ke kanan = pribadi handal, teliti, mampu memimpin Panjang kail ‘t’ menunjukkan kemampuan potensial untuk mencapai target. Tinggi-rendah palang (-) pada kail ‘t’ - Rendah = setting target lebih rendah dari kemampuan sebenarnya (kurang percaya diri atau pemalas) - Tinggi = setting target tinggi tapi juga diimbangi oleh kemampuan - Di atas kail = setting target lebih tinggi dibanding kemampuan

7. Arah tulisan pada kertas Naik/menanjak = energik, optimis, tegas. Tetap/lurus = perfeksionis, sulit bergaul. Turun = seorang yang tertekan atau lelah, kemungkinan menutup diri

8. Tekanan saat menulis Makin kuat tekanan, makin besar intensitas emosional penulisnya

9. Ukuran huruf Makin kecil huruf yang ditulis, maka makin besar tingkat konsenterasi si penulis, begitu pula sebaliknya

10. Sedikit tentang huruf “O” - Adanya rahasia ditunjukkan oleh lingkaran kecil pada huruf “O” - Kebohongan ditunjukkan oleh lingkaran huruf “O” yang mengarah ke kanan.

Read More......

Senin, 17 Oktober 2011

Emo Girl Style

This is My Friendship. her name is MENTARIIE..
She was very pleased with Emo Style.



Read More......

Minggu, 11 September 2011

HIPNOTIS TELAH MERAJALELA

Kemarin saya mengalami musibah kecil, dimana ada seorang lelaki muda yang datang ke warnet saya. Dia memiliki muka yang sagat lugu, terlihat polos, mata sayu dan jalannya pun kaya orang sakit (lemas) dia bermain selama 2 jam. Lelaki itu sudah 2 kali datang kewarnet saya. dan waktunya selalu siang-siang, dimana waktu itu, waktu tidur siang keluarga aku.

setelah dia selesai ngenetnya, dia menghampiri saya untuk membayar. Yang kebetulan waktu itu saya sedang mengupload sebuah video dari Hp ke Youtube. dia bermain selama 2 jam = Rp. 6.000,00. Dan dia memberikan saya uang sebesar Rp. 50.000,00. jadi otomatis saya menukarnya ke dalam rumah yang terletak pass di belakang warnet saya. Saya menyimpan HP saya yang sedang berproses dari HP ke Youtube itu, sedang saya pergi menukar uangnya itu ke dalam rumah saya. Pikir saya waktu itu, akan baik2 saja, karena melihat mukanya yang super polos dan jika bicara pun pelan banget, sumpah deh..

nah setelah saya tiba dan membawa hasil tukaran tadi, saya melihat HP saya masih aman-aman aja dan dia pun tak bergerak dari tempatnya. setelah saya memberikan kembaliannya itu, dia tiba-tiba meminta pinjam HP saya. he said



"Mba, bisa pinjam Hpnya?"

"buat apa?"

"saya ingin menelpon teman saya mba"

"tapi pulsa saya tinggal Rp. 6,00!"

"kalau begitu, boleh saya isikan pulsa? kalau boleh tau dimana yah penjual pulsanya?"

"yaa terserah sih, kalau mau di isi.. penjual pulsa ada, sekitar 300m dari sini"

"ya udah saya boleh bawa hp mba?"

"emang harus di bawa ya?"

"yaa, kan saya tidak tahu no. mba!"

dengan polosnya saya menjawab:
"yaudah deeh, tapi di balikin kan!

"iya dong, pastinya"

dengan polosnya lagi, saya beri Hp saya ke dia. Dan dia pun pergi..
ketika tadi ngobrol-ngobrol itu, saya seakan ingin bicara
"Bagimana kalau no. saya aja yang kamu ambil trus kamu pergi dah ke konter itu, lalu kamu kesini lagi dan minjam HP saya ini."

Tapi sumpah mulut saya seakan kaku untuk mengucapkan demikian itu.. saya tidak tahu kanapa!
dan setengah jam pun berlalu, dia belum nongol juga.. padahal konternya dekat.. ayah saya pun bangun, dan menyuruh saya tuk tidur siang.. tawpi saya menolaknya, saya katakan "bentar lagi yah Yah, saya sedang nunggu teman"
tapi kenyataannya, sudah sejam saya menunggunya, dan saya coba menghuungi No. saya itu. dan alhasil "MAAF, NOMOR YANG ANDA HUBUNGI SEDANG TIDAK AKTIF"
Dan saat itu pun saya mengatakan "GOOD BYE MY HANDPHONE NOKIA X2-00 :'("

Ayah pun duduk-duduk di terass sambil membaca koran harian.. dan saya pun menceritakan kejadian tersebut.




Read More......

Rabu, 20 Juli 2011

KEHIDUPAN YANG HARUS DIJALANI

Sobat chawank, di sini saya ingin menceritakan kisah pahit yang saya alami. gpp ya saya curhat2an..

saya sangat sedih jika harus mengingat ini lagi, namun disamping itu saya juga sadar kalau ini adalah kehidupan saya yang harus saya jalani. memang sangat sulit bagi saya untuk mengikhlaskannya semua, namun aku yakin pada diri aku sendiri kalau aku bisa menjalaninya.
Mungkin ini juga teguran dari Allah kepadaku, karena saya telah menolak rezeki yang Dia berikan. saya telah dinyatakan lulus di Jalur Undangan Fak. Arsitek UIN, namun saya menolaknya. mMm bukan saya tdak mau, tapi ibu saya tidak menyetujui kalau saya kuliah di Fak. Arsitek. tapi sebenarnya ini juga bukan pilihan yang saya inginkan, hanya saja waktu itu, saya salah klik waktu pendaftarannya, dan setelah tercetak, baru deh saya perhatikan dengan teliti. oy kata ibu saya



"ibu, tidak akan membiayai kuliahmu, jika kamu mengambil Fak. itu.. ibu yakin, kamu pasti tidak sanggup, dan kamu sangat tersiksa jika di sana".

Rasa2nya Ibu sangat merendahkan kemampuan saya banget. Yaaa iya sih, saya akui kalau saya itu cuma bisa santai2, dan tidak sering belajar. namun saya juga bisa melakukan sesuatu di luar dugaan mereka semua, jika saya mau..
dan dengan terpaksa saya menolak Jalur Undangan itu. rasa sedih dan kecewa pasti ada, tapi ya udalah saya mencoba untuk tidak memikirkannya lagi.
Setelah itu, saya mengikuti SNMPTN, saya menembak Fak. TIK dan PGSD di UNM Makassar. dan setelah ujianpun, kebiasaan buruk saya ya itu, saya selalu bangun jam 9 pagi. dan ibu selalu mengingatkan

"Nak, kamu jangan biasakan tuk bangun kesiangan, rezeki akan jauh dari kamu. mending kamu perbanyak berdoa semoga kamu lulus di ujian SNMPTNmu itu."

Namun saya tetap aja bangun kesiangan. habis Sholat Subuh, lanjut dah tuh tidurnya..
daaaannn pengumuman pun tiba, saya sangat deg-deg-an. Alhasil saya mendapatkan kalimat yang bertuliskan

Maaf, anda TIDAK DITERIMA di PTN melalui SNMPTN 2011 Jalur Ujian Tertulis.

Hati serasa tercabik2, teriris2 dan sangat periiihh.. namun saya langsung introspeksi diri.. mungkin ini salah aku juga, karena waktu sebelum ujian, saya tidak begitu serius dalam belajar. teman2 yang lain ikut bimbel dan saya cuma santai2 dirumah.. namun dalam hati kecil saya sangat yakin kalau ini memang bukan rezeki saya.. Ibu saya tiada henti berceramah padaku. dan inilah sebagian kata2nya

"sudah saya bilang jangan bangun kesiangan, tapi tetap saja kamu tidak pernah mendengarkan kata2 saya. rasakanlah ini, ini juga akibat perbuatan kamu sendiri."

bukannya, ditenangin hati saya, ehh malah nambah beban fikiran saya.. Ibu itu emang selalu begitu.. tapi dia sangat sayang pada anak2nya. dia hanya ingin anaknya itu belajar dari kesalannya sendiri.
Tapi itu masih belum seberapa. setelah itu, UIN membuka jalur penerimaan maba lagi yang namanya UMB. Awal2nya ibu sangat mendukung saya, ibu juga telah memberikan saya uang untuk mendaftar, dan saya juga di izinkan tuk pergi ke Bank terdekat. Namun sampai di Bank. pegawai banknya bilang, kalau di Bank tersebut tidak menerima pendaftaran UMB. yaa mungkin di Bank tersebut hanya Bank cabang saja. jadi saya langsung pulang dan kabari hal tersebut ke keluarga yang ada dirumah.. dan kebetulan waktu itu keluarga berencana tuk ke Makassar, sekedar jalan2 sih.. dan saya di suruh ikut dan untuk mendaftar di Bank yang ada di Makassar.
Namun seperti biasa, plinplan Ibu saya kambuh.. tiba2 waktu malamnya sebelum berangkat ke Makassar, Ibu berubah pikiran. katanya

"Mending kamu kuliahnya di sini saja, karena kamu juga tau sendiri. kalau Ayah dan Ibu sudah pensiun. kami takut, kalau saat pertengahan, kami tidak sanggup membiayai kuliah kamu. belum lagi biaya makan kamu serta sewa mobil kamu. dan g' usah terlalu berharap dengan kakak2 kamu. yang satunya ingin menyelesaikan bangunan rumahnya dan yang satunya lagi ingin menafkahi istri dan anaknya. jadi kamu kuliahnya di JENEPONTO saja yaahh. kalau di sinikan Ibu palingan cuma membiayai uang kuliah kamu saja. lagian juga disini sudah ada yang terakreditasi. .....dsb"

Yaaa rasa kecewa dan jengkel saya terhadap Ibu pasti ada. yang awalnya bilang A, tiba2 langsung bilang B.. ini yang saya tidak senang dari ibu saya. jika memang ibu tidak setuju, knapa tidak dari awal saja ibu mengatakan tidak setuju.
Sangat sulit menerima ini semua. teman2 bisa mencapai impiannya, sedangkan saya, bisa dibilang hanya jalan di tempat saja. namun inilah takdir saya yang harus saya jalani. memang sangat sulit bagi saya tuk menerima kenyataan ini. impian saya sirna dengan begitu saja. sedih dan sangat sedih. bahkan teman2 dan keluarga pun tidak menyangka ini semua.
Disisi lain pun saya meratapinya, saya harus menerima ini semua. saya juga harus bersikap dewasa disini. saya tidak boleh egois atau memikirkan diri sendiri. saya juga harus tahu keadaan keluarga saya. jangan sampai gara2 saya, keluarga saya jadi menderita. saya harus sadar keadaan ekonomi keluarga saya saat ini. sangat berbeda dengan yang lalu2. mungkin yang beruntung hanyalah kakak pertama dan kedua saya yang dapat meraih cita2nya dengan kuliah di UNHAS. yaaa itu karena, saat itu orangtua kami masih sanggup mambiayainya. tapi kini mereka dah pensiun, jadi saya juga harus mengerti itu semua.

Alhasil saya pun dengan hati yang sangat berat, menerima tawaran Ibu untuk kuliah di sini saja. sedih dan sangat sedih pasti. namun inilah kehidupan dan takdir yang harus saya jalani. pahit memang bahkan saya pun belum menyangka ini semua.

namun ada teman saya yang mengingatkan kalau restu orang tua itu sangat afdhol. kita tidak tau, sapa tau kamu akan menjadi orang sukses setelah ini. kamu cukup ikhlas dan percaya bahwa kebaikan selalu menantimu. karena percuma juga kan, jika kamu telah menggapai impianmu namun ortumu juga tidak merestuinya. So, jalani saja dengan hati yang tulus dan iklas. Rezeki dah ada yang ngatur. sapa tau rezeki mu ada di balik ini semua.

Hati saya terasa lega dan sangat berterima kasih kepada teman saya itu. teman saya itu seorang calon dr. Psikolog. makanya dia harus belajar sejak sekarang tuk menyembuhi orang kaya saya.
Dan setelah itu, saya mencoba untuk mengikhlaskannya. yaa mungkin dengan ini Orang Tua saya menjadi bahagia. saya akan melakukan apa sajalah. itung2 mengurangi beban mereka juga.



I LOVE MY PARENTS


Read More......

Rabu, 11 Mei 2011

Tips Mengatasi Insomnia

Assalamu 'Alaikum Wr. Wb.
lama g' UpDate ni.. yaaa soalnya habis UAN kemaren. minta doanya dong moga lulus. Aamiiin..

ok lah kali ini saya ingin berbagi tips. Mungkin atau pasti teman2 ada yang mengalami Insomnia atau susah tidur.. Insomnia dapat menyerang semua golongan usia. Meskipun demikian, angka kejadian insomnia akan meningkat seiring dengan bertambahnya usia. Hal ini mungkin disebabkan oleh stress yang sering menghinggapi orang yang berusia lebih tua. Disamping itu, perempuan dikatakan lebih sering menderita insomnia bila dibandingkan laki laki.

langsung aja deh, ini ada beberapa tips yang bisa anda lakukan untuk mengurangi serangan insomnia.


  1. Berolah raga teratur. Beberapa penelitian menyebutkan berolah raga yang teratur dapat membantu orang yang mengalami masalah dengan tidur. Olah raga sebaiknya dilakukan pada pagi hari dan bukan beberapa menit menjelang tidur. Dengan berolah raga, kesehatan anda menjadi lebih optimal sehingga tubuh dapat melawan stress yang muncul dengan lebih baik. Tapi kalau saya sih slalu berolah raga yg ringan2 menjelang tidur.. karena biasanya kalau kita lelah, pngenya istirahat doang..
  2. Hindari makan dan minum terlalu banyak menjelang tidur. Makanan yang terlalu banyak akan menyebabkan perut menjadi tidak nyaman, sementara minum yang terlalu banyak akan menyebabkan anda sering ke belakang untuk buang air kecil. Sudah tentu kedua keadaan ini akan menganggu kenyenyakan tidur anda.
  3. Tidurlah dalam lingkungan yang nyaman. Saat tidur, matikan lampu, matikan hal hal yang menimbulan suara, pastikan anda nyaman dengan suhu ruangan tidur anda. Jauhkan jam meja dari pandangan anda karena benda itu dapat membuat anda cemas karena belum dapat terlelap sementara jarum jam kian larut.
  4. JIka anda seseorang yang sering tidur siang, usahakan tidur siangnya itu max 1 jam. biar malamnya lebih cepat ngantuk.. ;D
  5. Hilangkan fikiran2 yang g' penting. Apa lagi jika cuma mikirin anak orang yg g' jelas. :))
  6. EitZz yang terpenting juga jangan lupa baca doa sebelum tidur. Agar terhindar dari kegelisahan, insyaAllah.

Read More......

Senin, 31 Januari 2011

Menguasai Iptek di Era Globalisasi dengan Bahasa Indonesia

Menguasai Iptek di Era Globalisasi dengan Bahasa Indonesia

Oleh Armilia Sari

Judul : Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar

Penulis : Dr. Dendy Sugono

Tahun Terbit : PT Gramedia Pustaka Utama

Cetakan ke : Satu

Tebal : X + 251 halaman

Perkembangan Iptek dan komunikasi di era globalisasi menuntut sumber daya manusia yang berpikir dan mampu berkomunikasi dengan baik. Oleh karena itu, diperlukan wawasan dan keterampilan berbahasa khususnya Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar dalam pendididkan dan juga dalam upaya mengukuhkan rasa nasionalisme untuk menciptakan pribadi yang berkompeten dan cinta tanah air. Buku Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar ini disusun sebagai salah satu bahan rujukan dalam pelaksanaan pendidikan Bahasa Indonesia bagi pembaca untuk memeperluas wawasan kebahasaanya.

Buku yang ditulis oleh Dendy Sugono ini menyajikan kaidah-kaidah kalimat yang dirumuskan berdasarkan hasil penelitian berbagai ranah penggunaan Bahasa Indonesia. Hal ini sesuai jika dikaitkan dengan latar belakang Dendy Sugono sebagai sarjana S-1 Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia di IKIP Malang pada tahun 1974. Dendy Sugono yang merupakan Kepala Pusat Bahasa Departemen Pendididkan Nasional sejak tahun 2001 hingga sekarang ini juga pernah menjadi dosen di Universitas Jayabaya pada tahun 1983-1986. Buku-buku yang pernah ditulisnya antara lain, Petunjuk Penulisan Karya Ilmiah ( bersama Panti Sudjiman), Verba Transitif Dialek Asing: Analisis Tagmimik, Klausa Tansubjek dalam Ragam Bahasa Jurnalistik, Verba dan Komplementasinya (bersama Titik Indriastini), buku paket Bahasa Indonesia sekolah dasar kurikulum 1994: Lancar Berbahasa Indonesia 1, Lancar Berbahasa Indonesia 2, Lancar Berbahasa Indonesia 3, dan Lancar Berbahasa Indonesia 4, Berbahasa Indonesia dengan Benar, serta Inilah Bahasa Indonesia yang Benar. Beliau juga menjadi editor berbagai terbitan bahasa dan sastra pusat bahasa antara lain, Bahasa Indonesia Menuju Masyarakat Madani, Telaah Bahasa dan Sastra (bersama Hasan Alwi), dan Pengalamanku Mewawancarai Pejabat Tinggi Negara.

Buku yang ber-genre nonfiksi kebahasaan ini terdiri dari 6 bab. Pada bab I buku ini membahas kedudukan dan fungsi Bahasa Indonesia. Kedudukan Bahasa Indonesia yaitu sebagai salah satu dari 175 Bahasa Melayu Polinesia, sedangkan fungsi Bahasa Indonesia yaitu sebagai lambang kebahasaan nasional, alat pemersatu bangsa, dan bahasa pengantar resmi di lembaga pendidikan. Dalam penyajiannya, kedudukan Bahasa Indonesia dijelaskan secara terperinci, sedangkan fungsi Bahasa Indonesia hanya disebutkan tanpa dijelaskan satu per satu.

Memasuki bab II, buku yang ber-ISBN 978-979-22-4502-2 ini membahas masalah ragam bahasa. Ragam bahasa tersebut antara lain, ragam bahasa terpelajar, ragam bahasa berdasarkan pokok persoalan, ragam bahasa resmi dan takresmi, ragam bahasa lisan, dan ragam bahasa tulis. Pada Bab ini Penulis yang lahir di Banyuwangi pada 7 Mei 1949 ini juga memberikan contoh masing-masing ragam bahasa, tetapi kebanyakan contoh ragam bahasa tersebut merupakan kutipan dari berbagai sumber, bukan karyanya sendiri.

Dalam bab III, buku yang memiliki cover berwarna merah dan putih sesuai dengan bendera Indonesia ini membahas kalimat dan unsur-unsurnya. Unsur-unsur kalimat terdiri dari subjek, predikat, objek, pelengkap, dan keterangan. Hal yang menarik dalam bab III ini yaitu adanya latihan yang diberikan di akhir bab-nya sehingga pembaca tidak hanya melihat contoh tetapi juga dapat mengerjakan soal yang diberikan.

Pada bab IV, buku yang diterbitkan oleh PT Gramedia Pustaka Utama ini membahas kalimat tunggal dan perubahannya. Bab ini menjelaskan kalimat dasar, kalimat aktif dan pasif, urutan unsur kaliamat, serta perluasan unsur. Pada bab ini lelaki yang merupakan anggota Masyarakat Linguistik Indonesia sejak 1978 ini memberikan beberapa teks sederhana yang dikutip dari berbagai majalah untuk dianalisis. Pemberian teks ini sangat bermanfaat bagi pembaca dalam memahami kalimat aktif dan pasif itu sendiri.

Ketika memasuki bab V, buku yang memiliki tebal 251 halaman ini membahas kalimat majemuk setara, kalimat majemuk bertingkat, dan kalimat majemuk campuran. Dalam bab ini, lelaki yang merupakan suami dari Erwin Kusumawati ini tidak hanya piawai dalam menjelaskan ketiga kaliamat majemuk tersebut tetapi juga cermat dalam membagi kembali kalimat majemuk setara menjadi 4 jenis yaitu setara penjumlahan, setara pemilihan, setara urutan, dan setara perlawanan beserta contoh-contohnya.

Pada bab VI buku yang edisi pertamanya terbit pada tahun 2009 ini membahas masalah kesalahan struktur, diksi, dan ejaan. Kesalahan struktur dapat terjadi pada kalimat aktif dan pasif, subjek dan keterangan, induk kalimat, serta anak kalimat. Kesalahan diksi dapat terjadi jika penggunaan kata tidak tepat, penggunaan kata berpasangan, dan peniadaan preposisi. Kesalahan ejaan dapat terjadi jika tanda koma di antara predikat dengaan objek, subjek dengan predikat, dan subjek dengan subjek. Dalam hal ini, penulis yang merupakan wakil Ketua Majelis Antarbangsa Bahasa Melayu sejak tahun 2001 ini mampu memberikan solusi dengan menjelaskan perbaikan atau contoh kalimat yang benar dari kesalahan tersebut.

Dalam penyajian materi di setip bab-nya, penulis yang memiliki tiga orang anak ini selalu memberikan contoh kasus kesalahan kalimat serta pemecahannya melalui koreksi sehingga kalimat tersebut menjadi benar. Dalam penjelasannya, Dendy Sugono tidak terkesan menggurui melainkan membuka wawasan pembaca. Hal ini terlihat dari gaya penulisannya yang santai dan tidak terlalu berat serta penggunaan kata yang lebih halus seperti kata biasanya, sebaiknya, perlu, dan lain-lain.

Buku teks ini memiliki keunggulan yaitu tidak hanya ditujukan kepada siswa tetapi juga ditujukan kepada mahasiswa, guru, dosen, penulis, penerjemah dan khalayak umum yang ingin mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia yang baik dan benar. Kekurangan yang perlu diperhatikan pada buku berjudul Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar ini adalah pemilihan judul yang dirasakan sedikit monoton mengingat Dendy Sugono pernah menulis buku-buku dengan judul yang hampir sama yaitu Berbahasa Indonesia dengan Benar (1986), dan Inilah Bahasa Indonesia yang Benar (1994). Setelah dibandingkan ternyata isi dari ketiga buku tersebut juga tidak jauh berbeda satu sama lain.

Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa buku Mahir Berbahasa Indonesia dengan Benar ini sebenarnya sudah layak untuk dikonsumsi pembaca, hanya saja masih terdapat kekurangan yang perlu diperhatikan agar dapat diterbitkan buku yang lebih sempurna pada edisi revisi nantinya. Dengan adanya buku panduan berbahasa Indonesia yang benar, kita dapat meningkatkan dan mengembangkan kemampuan berbahasa Indonesia serta mengokohkan rasa nasionalisme agar tercipta pribadi yang berkompeten dan cinta tanah air.

Read More......